AKPK, Selesaikan masalah hutang |ISUHANGAT function replace_date(d){ var da = d.split(' '); day = ""+da[2].replace(/,/,"")+""; month = ""+da[1].slice(0,3)+""; document.write(day+month); }

duit survey

pinjam duit

AKPK ("AGENSI KEWANGAN PENGURUSAN KREDIT")- dulu selalu keluar iklan kat TV.,

Orang kita memang suka berhutang. Kata-kata hikmat yang agak menyonsangkan "Kalau tak hutang tak boleh kumpul barang" selalu dipegang.

Hutang perabot, alat elektronik, pinjaman peribadi dan hutang yang paling popular ialah hutang kad kredit. Jika dahulu susah nak mohon kad kredit ni, sekarang pihak kad kredit yang mendamba-damba promosi kita mengambil kad kredit mereka dengan pelbagai tawaran hebat.

Gaji RM2000 pun sudah cukup untuk mendapatkan sekeping kad plastik yang sebenarnya boleh mengubah gaya hidup dan sekaligus menambahkan sesak di kepala apabila cukup bulan.

Sebenarnya kad kredit banyak juga kelebihannya seperti tidak perlu membawa wang tunai dalam jumlah yang banyak yang membawa risiko kena rompak, tak perlu beratur untuk isi minyak, dapat kumpul mata ganjaran dan sebagainya.

kad kredit @ isuhangat
Tapi itu kalau kita bijak mengawalnya, jika tidak kita sebenarnya menambah hutang dikeliling pinggang jika mempunyai banyak kad kredit yang kadar interestnya yang agak tinggi.

Dalam Islam pun ada hukum mengenai hutang piutang ini.

Hukum hutang piutang bersifat fleksibel bergantung situasi kondisi dan toleransi. Pada umumnya pinjam-meminjam hukumnya sunah / sunat bila dalam keadaan normal. Hukumnya haram jika meminjamkan uang untuk membeli dadah, berbuat kejahatan, menyewa pelacur, dan lain sebagainya. Hukumnya wajib jika memberikan kepada orang yang sangat memerlukan seperti jiran yang anaknya sedang sakit tenat dan memerlukan wang untuk membiaya kos perubatan.

Dalam Hutang Piutang Harus Sesuai Rukun yang Ada :
- Ada yang berhutang / peminjam / piutang
- Ada yang memberi hutang
- Ada ucapan kesepakatan atau ijab qabul
- Ada barang atau wang yang akan dihutangkan

Hutang piutang dapat memberikan banyak manfaat / syafaat kepada kedua belah pihak. Hutang piutang merupakan perbuatan saling tolong menolong antara umat manusia yang sangat dianjurkan oleh Allah SWT selama tolong-menolong dalam kebajikan. Hutang piutang dapat mengurangi kesulitan orang lain yang sedang dirudung masalah serta dapat memperkuat tali persaudaraan kedua belah pihak.

Tetapi mesti ingat, ada hadis yang mengatakan jika tidak membayar hutang amalan kita tergantung dan hidup sentiasa tidak tenteram. Kalau dah berhutang tu kita wajib membayarnya.

Seelok-eloknya kita elakkan berhutang kerana di zaman ini hutang berkait rapat dengan riba. Melainkan dah terpaksa seperti hutang rumah dan kereta.

Jika anda dibelenggu masalah hutang, cubalah mohon dengan AKPK. Contoh cara pembiayaannya ialah jika setiap bulan anda membayar RM1000 untuk 5 kad kredit, anda boleh mohon membayar hanya RM250 untuk kad kredit anda.

Cubalah mohon semoga kita dapat mengawal perbelanjaan kita dan mengurangkan kekusutan di kepala.

Cara untuk menghubungi AKPK ialah:

AKPK (KL)
TEL : 03-2698 8575

AKPK (JB)
TEL : 07- 2210 533

Talian memang sentiasa sibuk, kalau nak tahu lebih lanjut boleh layari
www.akpk.gov.my

Sesiapa yang hidup dibebani hutang boleh tersenyum selepas ini, Insyallah

KURSUS TERNAKAN KETAM (MASA TERHAD)

Penemuan Ajaib Jus Manggis, Kesihatan & Kewangan... Daftar Percuma

JAMINAN 100% INCOME RM100,RM200,RM700@LEBIH TANPA MENAJA!!

Tambah KETINGGIAN 3cm-9cm Dalam Tempoh 90 Hari. Jaminan 100% Wang Dikembalikan

Cara Melambatkan Pancutan (18+ sahaja!)

Iklan Di ISUHANGAT!

Related Posts by Categories



2 comments

  1. Zareda Norman  

    March 25, 2009 at 10:24 AM

    website tersebut salah

    yang betul adalah

    http://www.akpk.org.my/

  2. drmandangmichael@gmail.com  

    December 10, 2012 at 2:58 AM

    Sesungguhnya, semua ini telah kuperhatikan, semua ini telah kuperiksa, yakni bahwa orang-orang yang benar dan orang-orang yang berhikmat dan perbuatan-perbuatan mereka, baik kasih maupun kebencian, ada di tangan Allah; manusia tidak mengetahui apapun yang dihadapinya.
    Segala sesuatu sama bagi sekalian; nasib orang sama: baik orang yang benar maupun orang yang fasik, orang yang baik maupun orang yang jahat, orang yang tahir maupun orang yang najis, orang yang mempersembahkan korban maupun yang tidak mempersembahkan korban. Sebagaimana orang yang baik, begitu pula orang yang berdosa; sebagaimana orang yang bersumpah, begitu pula orang yang takut untuk bersumpah.
    Inilah yang celaka dalam segala sesuatu yang terjadi di bawah matahari; nasib semua orang sama. Hati anak-anak manusiapun penuh dengan kejahatan, dan kebebalan ada dalam hati mereka seumur hidup, dan kemudian mereka menuju alam orang mati.

    Tetapi siapa yang termasuk orang hidup mempunyai harapan, karena anjing yang hidup lebih baik dari pada singa yang mati.
    Karena orang-orang yang hidup tahu bahwa mereka akan mati, tetapi orang yang mati tak tahu apa-apa, tak ada upah lagi bagi mereka, bahkan kenangan kepada mereka sudah lenyap.
    Baik kasih mereka, maupun kebencian dan kecemburuan mereka sudah lama hilang, dan untuk selama-lamanya tak ada lagi bahagian mereka dalam segala sesuatu yang terjadi di bawah matahari.
    Mari, makanlah rotimu dengan sukaria, dan minumlah anggurmu dengan hati yang senang, karena Allah sudah lama berkenan akan perbuatanmu.
    Biarlah selalu putih pakaianmu dan jangan tidak ada minyak di atas kepalamu.
    Nikmatilah hidup dengan isteri yang kaukasihi seumur hidupmu yang sia-sia, yang dikaruniakan TUHAN kepadamu di bawah matahari, karena itulah bahagianmu dalam hidup dan dalam usaha yang engkau lakukan dengan jerih payah di bawah matahari.
    Segala sesuatu yang dijumpai tanganmu untuk dikerjakan, kerjakanlah itu sekuat tenaga, karena tak ada pekerjaan, pertimbangan, pengetahuan dan hikmat dalam dunia orang mati, ke mana engkau akan pergi.
    Lagi aku melihat di bawah matahari bahwa kemenangan perlombaan bukan untuk yang cepat, dan keunggulan perjuangan bukan untuk yang kuat, juga roti bukan untuk yang berhikmat, kekayaan bukan untuk yang cerdas, dan karunia bukan untuk yang cerdik cendekia, karena waktu dan nasib dialami mereka semua.
    Karena manusia tidak mengetahui waktunya. Seperti ikan yang tertangkap dalam jala yang mencelakakan, dan seperti burung yang tertangkap dalam jerat, begitulah anak-anak manusia terjerat pada waktu yang malang, kalau hal itu menimpa mereka secara tiba-tiba.

Blog Widget by LinkWithin


Recommended Money Makers

  • Chitika eMiniMalls
  • WidgetBucks
  • Text Link Ads
  • AuctionAds
  • Amazon Associates